VII. Data Pengamatan
|
NO |
PERLAKUAN |
PENGAMATAN |
|
1 |
Dimasukkan 10 gr gula ke dalam erlenmeyer ditambahkan 50 ml Asam Nitrat |
Campuran tersebut larut berwarna bening kekuningan |
|
2 |
Dipanaskan menggunakan hot plate |
Larutan berwarna kuning (10 detik pertama) Larutan berwarna coklat dan mengeluarkan gas, setelah 10 menit larutan berwarna orange |
|
3 |
Dipindahkan larutan tersebut ke gelas kimia dan panaskan lagi |
Muncul gelembung |
|
4 |
Ditambahkan air sebanyak 15 ml + dipanaskan |
Larutan menjadi bening dan muncul gelembung setelah dipanaskan |
|
5 |
Didiamkan lalu disaring |
Didapatkan asam oksalat dihidrat sebanyak 4,8 gr |
VIII. Pembahasan
Pada praktikum kali ini tepatnya pada percobaan kedua dengan judul pembuatan senyawa organik asam oksalat. Tujuan dilakukannya praktikum kali ini yaitu agar dapat memahami cara pembuatan asam oksalat dengan zat organik sebagai bahan dasarnya, dan agar dapat memahami reaksi oksidasi dengan menggunakan oksidator kuat, serta mengetahui sifat-sifat dari asam oksalat dengan kegunaanya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada percobaan ini bahan utama yang digunakan adalah gula pasir. Gula pasir sebanyak 10 gr dimasukkan kedalam Erlenmeyer dan ditambahkan dengan oksidator kuat berupa asam nitrat pekat sebanyak 50 ml dan larutan yang dihasilkan berwarna bening kekuningan. Kemudian larutan dipanaskan menggunakan hot plate, diperoleh hasil berupa larutan berwarna kuning (10 detik pertama) kemuidan larutan berwarna coklat dan mengeluarkan gas, setelah 10 menit larutan berwarna orange. Kemudian, dipindahkan larutan tersebut ke gelas kimia dan panaskan lagi, muncullah gelembung. Ditambahkan air sebanyak 15 ml lalu dipanaskan, larutan menjadi bening dan muncul gelembung setelah dipanaskan. Kemudian didiamkan lalu disaring. Didapat asam oksalat dihidrat sebanyak 4,8 gr.
Asam oksalat ini merupakan suatu senyawa dikarboksilat yang berfungsi sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk kimia dalam industri. Asam oksalat maupun larutannya sama-sama bersifat beracun. Biasanya dalam kehidupan sehari-hari asam oksalat ini dapat digunakan sebagai bahan pelabis besi. Asam oksalat ini apabila dipanaskan akan terurai menjadi asam formiat dan karbondioksida (CO2) jika suhu pemanasannya mencapai 175ºC. Asam oksalat ini dapat dibuat dengan cara reaksi oksidasi dengan mereaksikan gula pasir atau glukosa dengan oksidator asam kuat.
IX. Pertanyaan Pasca Praktikum
1. Bagaimana jika dalam pembuatan asam oksalat digunakan oksidator lemah?
2. Apa fungsi asam oksalat dalam kehidupan sehari-hari dan mengapa asam oksalat mejadi penting?
3. Mengapa Muncul gelembung setelah dipanaskan?
X. Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari percobaan sintesis asam oksalat ini adalah :
1. Pembuatan asam oksalat dapat dilakukan dengan menggunakan bahan dasar zat organik berupa gula pasir dengan penambahan oksidator kuat berupa asam nitrat pekat (HNO3).
2. Pada sintesis asam oksalat ini terjadi reaksi oksidasi dengan menggunakan oksidator kuat berupa asam nitrat pekat yang mempunyai fungsi memecahkan molekul gula sehingga terbentuk Kristal asam oksalat berwarna putih.
3. Asam oksalat ini berwujud padat yaitu berbentuk Kristal putih dengan titik leleh 187ºC. asam oksalat ini dalam kehidupan sehari-hari berfungsi sebagai bahan pelapis besi. Asam oksalat ini merupakan suatu senyawa dikarboksilat yang berfungsi sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk kimia dalam industri. Asam oksalat maupun larutannya sama-sama bersifat beracun.
XI. Daftar Pustaka
Fessenden , R. J dan Fessenden J. S., 1998. Kimia Organik Jilid I Edisi 3. Jakarta : Erlangga.
Gusnidar. 2013. Kimia organik. Jakarta : rineka cipta.
Hermanto,2008. Diktat Perkuliahan Biokimia. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah
Ramadhani,
Irma dkk., 2016. Perbandingan Metode Hidrolisis Asam dan Basa Tandan
Kosong Kelapa Sawit
sebagai Bahan Baku Pembuatan Asam Oksalat. Jurnal
Kimia
Vol 5 No.4. Pontianak:
Universitas Tanjungpura.
Tim
Kimia Organik.2020. Penuntun Praktikum
Kimia Organik II.Jambi:Universitas
Jambi.
Saya Susilawati (091) akan menjawab pertanyaan no 2.
BalasHapusBeberapa kegunaan asam oksalat dlm kehidupan sehari2 :
Salah satu bahan campuran produk barang detergent dan pembersih lainnya,
Sebagai pelarut senyawa organik,
Digunakan sebagai bahan aditif pada makanan,
Sebagai bahan pelapis yang melindungi logam dari kerak,
Menetralkan kelebihan alkali pada pencucian dan sebagai bleching.,
Bahan pencampur zat warna dalam industry tekstil dan cat.
Saya Bella Veronica (095) akan mencoba menjawab permasalahan no.1 jika kita menggunakan oksidator lemah itu bisa-bisa saja namun yang perlu diketahui ialah pasti nanti hasilnya tidak akan sesempurna saat kita menggunakan oksidator yang kuat.
BalasHapusSaya Jony Erwin (098) akan menjawab permasalahan no 3 yaitu itu menunjukkan bahwa reaksi sedang terjadi dengan menunjukkan ada nya gelembung
BalasHapus